Stroke adalah suatu sindroma klinis yang onsetnya mendadak dengan disfungsi neurologik fokal (global), yang berlangsung selama 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian yang mana setelah dilakukan pemeriksaan penunjang yang adekuat, penyebabnya adalah semata‐mata kelainan vaskuler non traumatic.
Pertanyaan yang muncul setiap kali menjumpai pasien dengan kecurigaan stroke.
•Apakah lesi tersebut benar‐ benar vaskuler ?
•Apakah lesi vaskuler tersebut iskemik atau hemoragik ?
•Penyakit pembuluh darah apa yang mendasarinya ?
•Lokasi dan ukuran lesi ?
Secara klinis perbedaan stroke iskemik dan hemoragik adalah sebagai berikut:
GEJALA HEMORAGIK ISKEMIK
Onset sangat akut subakut/akut
saat terjadinya waktu aktif tidak aktif
nyeri kepala hebat ringan/tak ada
Muntah pd awal sering tak ada
kaku kuduk jarang/biasa ada tak ada
Kejang bisa ada tak ada
Kesadaran biasa hilang dapat hilang
CT SCAN
Merupakan pemeriksaan baku emas.
CT Scan berguna untuk menentukan:
‐ jenis patologi
‐ lokasi lesi
‐ ukuran lesi
‐ menyingkirkan lesi non vaskuler
Pemeriksaan Penunjang lain
‐CT Scan kepala
‐MRI Kepala
‐Pungsi lumbal Alat CT Scan RS Bethesda
‐Neurosonografi
Pemeriksaan Penunjang Rutin
‐Laboratorium
‐Rontgen toraks
‐Elektrokardiografi
Pemeriksaan Penunjang Khusus
‐bila ada dugaan kelainan hemostasis
‐bila ada dugaan: penyakit lues, AIDS, TB
‐elektrokardiografi transtorakal
‐angiografi serebral Gambar CT Scan stroke perdarahan
‐elektroensefalografi
sumber : bethesda

0 comments:
Post a Comment